
BERAU – Kabupaten Berau menjadi salah satu daerah yang mulai banyak dikenal oleh wisatawan-wisatawan dari luar, baik luar daerah maupun mancanegara. Keindahan tempat-tempat wisata di kabupaten Berau dilengkapi pula dengan banyaknya kuliner khas Nusantara yang ada di Berau.
Salah satu makanan khas berau yang mulai dipromosikan oleh pemerintah daerah yakni, Bubur Ancur Paddas. Makanan ini merupakan makanan khas yang telah ada sejak jaman Kerajaan Kesultanan di Kabupaten Berau, yakni menjadin akan dipromosikan sebagai salah satu santapan khas Nusantara.
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengatakan, kuliner khas Kabupaten Berau tak kalah sedap apabila dirasakan oleh lidah wisatawan luar daerah. Melihat potensi ini, patutnya perlu ditingkatkan dalam mempromosikannya.
“Ini peluang yang sangat baik untuk menjdikan makanan bubur Ancur Paddas sebagai salahsatu promosi santapan khas Nusantara,” ujarnya. Sabtu, (19/07/2025).
Ia juga menyampaikan, dua di antaranya, puncak rasul dan ancur paddas, sebagai warisan kuliner yang tak hanya melekat kuat dalam tradisi masyarakat Berau, tetapi juga memiliki potensi besar dalam mendukung sektor pariwisata.
“Puncak rasul dan ancur paddas, warisan kuliner Khas Berau,” ucapnya.
“Dua kuliner ini sudah menjadi bagian dari tradisi khas Berau. Apalagi setiap perayaan hari jadi kabupaten, selalu kita adakan lomba memasaknya. Ini adalah salah satu bentuk pelestarian yang sekaligus bisa menjadi nilai tambah bagi sektor pariwisata, khususnya kuliner,” Sambungnya.
Dia juga menegaskan, Pemerintah Kabupaten Berau terus memberikan dukungan nyata kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk terus berkembang. Melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag), Pemkab Berau secara rutin menggelar pelatihan, pembinaan, dan penguatan kapasitas bagi para pelaku usaha.
“Pemerintah daerah hadir untuk mendorong para pelaku UMKM agar mampu berinovasi dan berdaya saing. Kami ingin kuliner lokal, termasuk puncak rasul dan ancur paddas, bisa terus dikembangkan dengan tampilan yang lebih kekinian, namun tetap mempertahankan cita rasa dan keasliannya,” jelasnya.
Sri Juniarsih juga berharap agar masyarakat, khususnya generasi muda, tidak hanya menjadi penikmat, tetapi juga pelaku aktif dalam melestarikan kuliner lokal. Dengan inovasi dan kreativitas, kuliner tradisional Berau bisa menembus pasar yang lebih luas, termasuk pasar wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Kuliner adalah bagian penting dari kekayaan budaya. Jika kita bisa mengemasnya dengan baik, ini bisa menjadi kekuatan ekonomi sekaligus kebanggaan daerah,” pungkasnya. (ADV/PEMDA)
Sumber : –
Reporter : Ridwan








