Bupati Sri Harapkan Ada Solusi Dari Pemprov Kaltim Terkait Tapal Batas Yang Berdampak Didunia Pendidikan

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud tegaskan tetap bangun sekolah SD yang di berda di tapal batas Kampung Biatan Ilir, Kabupaten Berau. (Foto : Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud didampingi Bupati Berau Sri Juniarsih Mas)

TANJUNG REDEB  –  Pendidikan menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Daerah (Pemda), namun masalah tapal batas masih kerap ditemui di Kabupaten Berau, sehingga membuat salah satu halangan untuk membangun, contohnya sekolah jenjang SD di Kampung Biatan Ilir, Kabupaten Berau.

Halangan Pembangunan itupun disampaikan langsung Bupati Berau Sri Juniarsih mas saat kunjungan kerja Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud.

Sri Juniarsih mengatakan, Pemkab Berau ingin membangun ruang kelas tambahan untuk SDN 01 Biatan Ilir. Tetapi, masyarakat Kutim mengatakan bahwa itu menjadi bagian dari tanah Kutim dan masuk ke status tanah Ulayat.

Padahal, ada siswa dari Kutim, yang sebenarnya bersekolah di SD 01 Biatan Ilir agar tak jauh dari tempat tinggal mereka.

“Ada laporan sampai membawa senjata tajam saat ingin membangun di tanah itu,” jelasnya, Sabtu (19/7/2025).

Karena itu, Ia meminta langsung pada Gubernur Harum untuk difasilitasi permasalahan tersebut. Mengingat pembangunan sarana pendidikan menjadi prioritas pihaknya.

Menjawab hal itu, Rudy Mas’ud meminta Pemkab Berau untuk tetap membangun sekolah tersebut, lantaran dunia pendidikan menjadi tugas pokok pemerintah yang wajib di berikan kepada anak-anak bangsa.

“Bangun saja sekolahnya, saya akan tanggung jawab. Kita akan bicarakan lanjutannya,” tegasnya.

“Saya akan bicara dengan Kapolres Kutim, dimana lokasinya dan bagaimana penyelesainnya. Saya tanggung jawab,” tutupnya. (ADV/PEMDA).

Sumber               : –

Reporter             : Ridwan.