
SEGAHNEWS.COM, PULAU DERAWAN – Kuarangnya peluasan jaringan internet di beberapa kampung di Kabupaten Berau mendapatkan perhatian khusus dari Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau, Sa’ga. Padahal menurutnya jaringan internet sangat diperlukan bagi masyarakat, pemerintah kampung bahkan pelajar.
Salah satu kampung yang menjadi perhatian yaitu, Kampung Teluk Semanting, Kecamatan Pulau Derawan dimana untuk mendapatkan jaringan internet saja warga setempat harus mendatangi tempat-tempat tertentu.
Menurut Sa’ga, permasalahan jaringan internet yang tidak merata dibeberapa daerah terpencil di Kabupaten Berau sudah tidak asing lagi, sebagai Ketua Komisi III DPRD Berau yang sekaligus tokoh asli yang berdomisili di kawasan pesisir Berau tentu menginginkan agar sekiranya ini bisa diseriusi dan ditinjau kembali oleh dinas terkait. Dalam hal ini, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).
“Diskominfo harus meninjau ulang persoalan jaringan internet ini, agar masyarakat tidak kesulitan mencari sinyal internet,” ujar Sa’ga saat dikonfirmasi, Minggu (21/5/2023).
Kata pria berusia 60 tahun yang telah lama bekecimpung didunia politik tersebut, meski upaya pemerintah sudah baik dalam pengadaan wifi gratis di beberapa kampung, namun bantuan tersebut tidak bisa digunakan secara maksimal oleh masyarakat. Pasalnya jaringan internet yang belum mumpuni.
Keadaan tersebut dianggap Sa’ga percuma. Sebab wifi gratis yang semestinya menjadi layanan gratis dan membantu masyarakat dalam mengakses internet namun tak sejalan dengan sinyal yang memadai, sehingga bantuan tersebut dianggap tidak efisien.
“Memang masyarakat sudah mendapatkan bantuan wifi gratis dari pemda sesuai janji politik bupati namun kalau tidak bisa digunakan? kan percuma,” tambah politisi yang bernaung di PPP tersebut.
“Jadi jangan sampai hanya sekedar menepati janji politik, kalau bisa ngasih bantuan yang juga bisa dimanfaatkan dengan layak oleh masyarakat,” tambahnya.
Mengakhiri wawancara, Sa’ga berharap persoalan internet yang bukan merupakan lagu lama di kalangan warga Berau itu, bisa segera terselesaikan. Dengan hasil akhir seluruh warga Berau dapat menikmati layanan internet secara baik.
“Harapan saya pemda melalui Diskominfo bisa meninjau ulang kampung atau wilayah mana saja yang membutuhkan jaringan internet, karena sekarang itu jaringan internet sudah menjadi kebutuhan masyarakat terlebih saat ini anak sekolah kadang membutuhkan jaringan internet juga untuk belajar,” tutupnya.
Terpisah, Kepala Bidang Penyelenggaraan E-coverment Diskominfo Berau Rahmatia mengatakan, gerak pemkab Berau terbatas dalam memenuhi perluasan jaringan internet ke masyarakat terutama yang berada di kampung-kampung.
Karena sebagian besar perluasan jaringan internet seperti 4G berada di pihak provider selaku penyedia jasa. Ia pun menyatakan, Diskominfo sudah sering kali melakukan upaya agar jaringan internet di kampung juga bisa berjalan maksimal.
Salah satunya yakni bersurat ke provider dengan maksud mengusulkan perluasan jaringan internet ke skala kampung yang masih kesulitan internet.
“Kita selalu berkoordinasi dengan pihak provider terkait hal ini, dari Diskominfo juga tidak mempunyai hak mengenai internet ini karena itu ranahnya provider,” katanya.
“Kalau dia (provider) merasa disitu (Teluk Semanting) cocok untuk dibangun tower telekomunikasi ya mereka bangun, sebaliknya kalau dirasa bisa dicover dari kampung terdekat itu dia tidak bangun lagi, tapi bisa mereka tingkatkan banwithnya,” tambahnya.
Bandwidth dalam dunia internet bisa juga diartikan sebagai kapasitas, volume, atau kuota dari sebuah jaringan internet yang dipakai untuk mengirim dan menerima data perdetiknya. Karena itulah satuan bandwidth menggunakan bps (bits per second). (Tim/Adv)









